BAGAIMANAKAH SISTEM PENDIDIKAN DI JERMAN ? - mengejar mimpi sampai ke Jerman
JERMAN
Bagaimana sistem pendidikan di Jerman?
Sistem pendidikan Jerman sama dengan negara di Eropa lainnya
yaitu menggunakan sistem ECTS, di mana satu semester biasanya
berbobot 30 ECTS. Perbedaanya adalah pendidikan di Jerman gratis
alias kamu tidak perlu membayar uang kuliah ataupun uang SKS. Hal ini
menjadikan mahasiswa tidak terbebani secara finansial untuk cepatcepat
menyelesaikan kuliah, sehingga kadang dijadikan kesempatan
untuk belajar sebanyak mungkin dan melakukan penelitian sebaikbaiknya.
Biasanya mulai perkuliahan pukul berapa?
Hal ini tentatif karena tergantung jadwal kuliah masing-masing.
Namun perkuliahan paling pagi biasanya dimulai pada pukul 08:15.
Perkuliahan bisa saja berlangsung sepanjang hari. Kelas terakhir
biasanya berakhir pukul 21.00.
Bagaimana suasana pembelajaran disana?
Sangat interaktif! Dosen tidak selamanya benar. Mahasiswa
berhak untuk menyampaikan pendapat dan pengetahuan yang dimiliki,
termasuk sanggahan jika ada pertanyaan dosen yang kurang sesuai
menurut mahasiswa yang bersangkutan. Mahasiswa Jerman juga
sangat proaktif. Menurut mereka, dosen adalah sosok yang bisa
dijadikan rekan untuk bertukar ilmu dan pemikiran serta pemberi
bimbingan agar mahasiswanya bisa meningkatkan kualitas diri untuk
menjadi lebih baik.
bimbingan agar mahasiswanya bisa meningkatkan kualitas diri untuk
menjadi lebih baik.
Bagaimana model tugas yang diberikan?
Hal ini tergantung model pengajaran dosen maupun mata kuliah
yang diambil. Untuk mata kuliah yang banyak menggunakan program
software, tugasnya dapat berupa model simulasi. Untuk mahasiswa IT
biasanya diberi tugas membuat bahasa pemrograman. Model lainnya
yang umum ditemukan adalah dalam bentuk paper atau esai, ataupun
dalam bentuk poster ilmiah. Sisanya dalam bentuk materi yang harus
dipresentasikan. Tugas-tugas ini dapat dikerjakan secara individual
maupun kelompok, tergantung kebutuhannya masing-masing.
Bagaimana kualitas pengajar disana?
Sudah bukan rahasia lagi kalau Jerman adalah tujuan belajar yang
paling pas untuk bidang teknik dan sains! Tapi jangan khawatir, banyak
juga disiplin ilmu lain seperti politik, ekonomi, hingga Southeast Asian
Studies bisa kamu pelajari lebih dalam di Jerman. Dosen-dosen di
Jerman juga ramah dan selalu terbuka saat diajak berdiskusi yang
pastinya sangat membantu untuk membantumu di bidang akademik.
Bagaimana sistem penilaian disana?
Perkuliahan di Jerman menggunakan sistem ECTS (European
Credit Transfer and Accumulation Sytem) yang rata-rata berbobot 30
Bagaimana sistem penilaian disana?
Perkuliahan di Jerman menggunakan sistem ECTS (European
Credit Transfer and Accumulation Sytem) yang rata-rata berbobot 30
ECTS dalam satu semester. Adapun untuk sistem penilaian di Jerman
sedikit berbeda, karena menggunakan skala 5.0-1.0 di mana 5.0 adalah
yang terendah (dan dianggap failed) dan 1.0 adalah nilai tertinggi, unik
ya?
Beasiswa apa yang tersedia di Jerman?
Sementara untuk beasiswa yang populer adalah DAAD yang
merupakan beasiswa dari pemerintah Jerman. Selain itu ada juga
beasiswa LPDP dari pemerintah Indonesia. Ada juga beasiswa
Erasmus+ yang membuka kesempatan buat kamu berkuliah tidak
hanya di Jerman tapi juga di negara lain. Terakhir, ada beasiswa
kampus yang juga ditawarkan, terutama untuk jenjang PhD dengan
sistem bekerja sama dengan research institute sehingga kamu juga
menerima gaji tiap bulannya.
Beasiswa tersebut untuk program apa saja?
Hampir semua beasiswa yang disebutkan di atas untuk jenjang
master dan doktoral, namun untuk Erasmus+ mereka juga punya
program exchange yang umumnya bekerja sama dengan kampuskampus
di Indonesia, jadi kamu yang di level bachelor bisa merasakan
kuliah selama satu semester di Jerman.
Beasiswa tersebut mengakomodasi apa saja?
Karena beasiswa yang disebutkan adalah fully-funded, maka
semua akomodasi akan ditanggung oleh pihak beasiswa, mulai dari
living cost, tuituion fee, asuransi, hingga biaya perjalanan dari Indonesia
ke Jerman pulang-pergi.
Berapa kuota yang disediakan untuk beasiswa-beasiswa tersebut?
Tidak ada gambaran pasti mengenai berapa banyak mahasiswa
yang diterima untuk masing-masing beasiswa tersebut, tapi yakinlah
selama aplikasi kamu dinilai qualified di mata reviewer, kesempatan
untuk mendapatkan beasiswa juga semakin besar.
Apakah beasiswa tersebut diperuntukkan untuk mahasiswa asing
juga?
Selain LPDP yang merupakan beasiswa dari pemerintah
Indonesia, beasiswa lain yang disebutkan di atas juga diperuntukkan
untuk mahasiswa asing dari negara lain, sehingga jika kamu
mendapatkan beasiswa tersebut, kamu akan memiliki teman-teman
dari negara lain yang juga mendapatkan beasiswa yang sama.
Apakah ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beasiswa
tersebut?
Persyaratan paling umum dari beasiswa yang ditawarkan antara
lain kamu harus menguasai bahasa Inggris jika perkuliahan yang akan
diikuti merupakan program internasional. Untuk persyaratan khusus
bisa dilihat di website beasiswa tersebut.

Komentar
Posting Komentar